Ketika tiba di lokasi kejadian, angkutan umum tersebut diduga berupaya mendahului truk tangki yang berada di depannya dengan mengambil sisi kanan jalan. Namun, ruang untuk melakukan manuver tersebut diduga tidak memadai.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk Fuso bernomor polisi B 9987 XQ, yang bergerak dari Medan menuju Tebing Tinggi. Bagian depan kanan angkutan umum kemudian bertabrakan dengan bagian depan kanan truk tersebut.
Benturan itu memicu tabrakan berikutnya. Truk Hino Dutro bernomor polisi BK 8004 GB yang berada di belakang truk Fuso menabrak bagian belakang kendaraan di depannya sehingga kecelakaan melibatkan tiga kendaraan.
Bagian depan angkutan umum KUPM mengalami kerusakan parah akibat benturan. Sejumlah korban selanjutnya dievakuasi untuk memperoleh pertolongan medis.
Dalam keterangan kronologi tersebut, faktor kurang konsentrasi dan kehati-hatian saat mendahului disebut sebagai dugaan awal penyebab kecelakaan. Kepastian penyebabnya tetap menjadi bagian dari penanganan kepolisian.
Identitas Korban Luka Telah Didata
Selain Nixson Maju P. Sianturi yang meninggal dunia, polisi mendata sembilan orang mengalami luka ringan dalam insiden tersebut.












