“Kalau media dilibatkan secara terbuka, maka data yang disampaikan juga akan lebih nyata dan tidak menimbulkan spekulasi yang salah,” katanya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menekankan pentingnya media menjaga standar jurnalistik dengan menyajikan laporan yang berimbang, akurat, serta tidak memihak. Menurutnya, komitmen terhadap prinsip tersebut menjadi kunci agar media tetap dipercaya masyarakat dalam ekosistem demokrasi.
Lebih lanjut, Wong Chun Sen mendorong media untuk berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada pemilih melalui berbagai program literasi informasi. Ia menilai, pendidikan politik yang dilakukan media dapat membantu masyarakat memahami proses demokrasi secara lebih matang, terutama hingga ke tingkat akar rumput.
Selain itu, media juga diharapkan mampu menyediakan ruang dialog publik yang sehat, seperti debat terbuka atau diskusi konstruktif antara pemilih dan para kandidat. Menurutnya, ruang dialog yang terbuka dapat memperkuat kualitas demokrasi sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses politik.
Wong Chun Sen juga menekankan pentingnya transparansi pemerintah dalam memberikan akses informasi kepada media. Ia menyebut lembaga legislatif memiliki tanggung jawab untuk membuka akses data dan dokumen resmi agar proses peliputan dapat berlangsung secara transparan dan akuntabel.












