“Harusnya dia bisa jadi contoh, dan memberi arahan agar permasalahan yang ada tidak perlu di besar – besarkan, menjaga nama baik sekolah” ujar Ramli.
Akibat perilaku siswa yang sudah tidak wajar, kedua siswa dan beberapa temannya kini dipulangkan ke orang tuanya masing – masing.

“Orang tua mereka menitipkan anaknya untuk di didik, dan dibina, namun mereka yang tidak mau, maka kita kembalikan kepada orang tuanya,” tambah Ramli.
“Karena orang tuanya pertama menitipkan anaknya kepada kami disini, namun tidak dapat di bina, kami kembalikan ke orang tuanya,” jelasnya.
Tidak hanya mereka berdua, ada beberapa temannya lagi, termasuk yang memiralkan video tarung mereka, kita keluarkan dari sekolah, tegas Ramli.
Sementara yang turut menjadi penonton yang memanas – manasi, kita buat surat perjanjian yang disaksikan oleh para orang tua masing – masing, dan apabila mereka mengulangi perbuatannya, “maka akan kita keluarkan dari sekolah ini,” jelas Ramli.
Kita merasa kasihan kalau mereka tidak keluar dari MAN ini, sudah positif tidak lulus atau tidak naik kelas, karena penilaian sikap dan prilaku sudah tidak baik, ulas Ramli.












