MEMPROSES ADSENSE...

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Kesehatan

Kunjungi Penderita Stunting di Medan, Nawal Minta Masyarakat Lebih Perhatikan Keadaan Sosial di Sekitar

×

Kunjungi Penderita Stunting di Medan, Nawal Minta Masyarakat Lebih Perhatikan Keadaan Sosial di Sekitar

Sebarkan artikel ini
Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara Nawal Lubis didampingi oleh Kadis Kesehatan Ismail Lubis dan Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), memberikan bantuan kepada anak penderita stunting dan posyandu di Kelurahan Kampung Baru, Jalan Brigjend Katamso, Kecamatan Medan Maimun, Senin (29/11). Sebanyak 37 paket sembako sehat untuk anak stunting, serta 41 Timbangan bayi digital & pengukur tinggi badan untuk 41 posyandu yang tersebar di Kecamatan Medan Maimun disumbangkan oleh Grup Astra Medan.
Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara Nawal Lubis didampingi oleh Kadis Kesehatan Ismail Lubis dan Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), memberikan bantuan kepada anak penderita stunting dan posyandu di Kelurahan Kampung Baru, Jalan Brigjend Katamso, Kecamatan Medan Maimun, Senin (29/11). Sebanyak 37 paket sembako sehat untuk anak stunting, serta 41 Timbangan bayi digital & pengukur tinggi badan untuk 41 posyandu yang tersebar di Kecamatan Medan Maimun disumbangkan oleh Grup Astra Medan.

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

“Semuanya saya minta baik Pak Camat, Lurah, Babinsa, Kepala Lingkungan untuk perhatikan masyarakat ini. Laporkan segera bila ada masyarakat yang ditemukan atau melakukan perbuatan narkoba. Kalau masalah anak bisa ke Dinas PPPA, atau Dinsos serta lainnya. Saya sangat sedih melihat seperti ini,” katanya.

Menurut Nawal, stunting yang terjadi pada anak dapat disebabkan beberapa faktor, antara lain faktor ekonomi dan juga salah asuh, yang dilakukan oleh orang tua. “Dari infomasi saya temui di sini, saya kecewa dan sedih. Orang tua yang narkoba hingga mengabaikan anaknya, hingga terjadi stunting pada anak. Saya minta kalau ada seperti ini lagi masyarakat segera melapor. Ibu-ibu PKK segera melapor ke saya,” ucap Nawal.

MEMPROSES ADSENSE...

Nawal juga meminta pada PKK untuk tidak berhenti menyosialisasikan mengenai stunting ini pada masyarakat. Agar orang tua lebih paham akan kebutuhan gizi sang anak dan juga sang ibu. “Kalau kita bilang faktor ekonomi, punya Hp dan WA. Beli pulsa bisa, tapi mengapa susu anak tidak bisa,” katanya.

Nawal juga meminta pada jajaran terkait untuk terus memantau stunting yang terjadi di Kampung Baru ini, jangan sampai bertambah. Nawal meminta pada Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, dan PKK untuk lebih bekerja keras lagi.

Pengaduan DLH Kota Medan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *