Karena itu, Marzuki berharap, atlet taekwondo Sumut juga bisa berprestasi seperti Basuki Nugroho. Sementara Basuki Nugroho sendiri, tentu mempunyai beban moril untuk mewariskan ilmunya kepada atlet daerah, sehingga mampu turut berkontribusi menyumbangkan medali di event internasional.
Dalam kesempatan ini, Marzuki juga mengapresiasi kepemimpinan Ijeck, karena di tengah kesibukan sebagai Wagub Sumut, masih mau menyumbangkan tenaga dan pikirannya untuk taekwondo Indonesia Khususnya di Sumut.
Selain itu, di masa kepengurusan yang lalu, Ijeck juga telah mampu mengembangkan taekwondo di Sumut, dari sebelumnya hanya delapan menjadi 22 Kabupaten/Kota. “Ketiga beliau ini selama kepengurusannya juga aktif berkomunikasi dengan pusat untuk berupaya mengirimkan atlet ke Korea. Artinya memang ada upaya untuk memajukan taekwondo di Indonesia,” jelasnya.
Lebih lanjut Marzuki menyebutkan, dari 50 orang Pengprov TI Sumut, terdapat 35 orang berasal dari kepengurusan lama yang juga merupakan pengurus inti. Oleh karena itu dia yakin, bahwa di bawah kepemimpinan Ijeck pada periode kedua, akan bisa lebih meningkatkan lagi prestasi taekwondo di Sumut. “Untuk itu saya mengucapkan selamat bertugas dan bekerja kepada Pak Ijeck dan pengurus,” pungkasnya.












