“Tentu kemajuan wisata dapat mensejahterakan masyarakat. Ini sejalan dengan visi misi Pemkab Langkat. Semoga menjadi amal ibadah,” sebut Bupati.
Bupati Langkat juga menerangkan bahwa Pemprovsu akan membantu pembuatan jalan alternatif Bukit Lawang – Tangkahan (Bulangta). Jalan ini sepanjang 30 kilometer membuat jarak Bukit Lawang – Tangkahan semakin dekat.
“Jika sebelumnya dari Bukit Lawang ke Tangkahan harus berputar dari Stabat dengan jarak ± 150 kilometer. Kini dengan jalan alternatif Bulangta lebih dekat dan hemat waktu,”sebutnya.
Sembari berharap pengerjaan jalan Bulangta segera terealisasi.
Selanjutnya Bupati Langkat memaparkan, sejumlah uapaya Wagubsu untuk mengupayakan kemajuan Bukit Lawang dan Tangkahan dengan berkoordinasi dengan para menteri.
- Wagubsu Musa Rajekshah didampingi Kepala Dinas Kehutanan Sumut Herianto menemui Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Menteri LHK) Siti Nurbaya Bakar yang didampingi Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Wiratno di Rumah Dinas Menteri LHK, Jakarta, Senin (10/1/2022).
Wagubsu meminta dukungan terkait pengaktifan konservasi Orang Utan khususnya di Bukit Lawang yang sudah lama tidak beroperasi. Hal ini pun langsung disetujui Menteri Siti Nurbaya.
- Musa Rajekshah meminta dukungan untuk memajukan Tangkahan dan Bukit Lawang dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) di Jakarta, Kamis (6/1/2021).
Kehadiran Wagubsu disambut Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar. Dalam pertemuan itu, Ijeck menjelaskan ada 7 desa di Kecamatan Bahorok dan Kecamatan Batang Serangan yang akan dikembangkan untuk mendukung Destinasi Bukit Lawang dan Tangkahan yang nantinya akan dikelola oleh badan usaha milik desa (BUM Desa).












