βDi sana sudah ada kandang sapi dengan kapasitas yang bisa menampung 1.000 ekor sapi. Jadi kalau peternakan warga di sini sudah tertata, akan berimbas pula pada keindahan kampung. Pengunjung pun bisa lebih nyaman berwisata di sini,β ujar Bang Wiwik.
Ia pun menyebut, industri rumahan produksi tahu ini juga bisa dikolaborasikan dengan sentra peternakan lewat pengolahan limbah produksi tahu.
βAmpas tahu atau limbah sisa produksi ini bisa dijadikan pakan ternak. Silakan dikirimkan ke sentra ternak kita yang ada di Sarang Giting,β ucapnya.
Di kesempatan ini, Bupati juga meminta agar produsen tahu Manampang bisa tetap menjaga kualitas olahan produknya. Selain itu yang tak kalah penting, menurutnya pengemasan produk pun harus mendapat perhatian lebih.
βTahu Manampang ini sudah dijadikan salah satu oleh-oleh yang dibawa dari Sergai setiap kali OPD melaksanakan kegiatan di luar daerah. Namun kemasan harus dibuat sedemikian rupa agar lebih menarik lagi. Rasa yang enak kalau dipadu dengan bungkus yang cantik, maka akan jadi luar biasa,β kata Bang Wiwik lagi.
Tak cuma aspek produk, Bupati juga menyinggung perihal lumayan tingginya angka penyalahgunaan narkoba di sekitaran Kampung Tahu. Untuk itu, dirinya meminta segenap masyarakat aktif terlibat dalam pemberantasan narkotika di Desa Manampang.












