Sementara itu, untuk Harmoni Imlek 2026 yang dijadwalkan dibuka pada 21 Februari, terdapat penyesuaian waktu pelaksanaan karena bertepatan dengan bulan Ramadan. Kegiatan akan dimulai setelah salat tarawih, yakni pukul 21.00 WIB hingga selesai.
Zakiyuddin berharap Harmoni Imlek 2026 dikemas secara inklusif dan harmonis. Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan menjadi ruang kebersamaan yang memperkuat toleransi dan semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kota Medan.
Sebelumnya, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Andi Yudistira menjelaskan bahwa Ramadhan Fair ke-XX akan digelar mulai 25 Februari sampai 16 Maret 2026 di Taman Sri Deli.
Ia menyebutkan, dalam perhelatan tersebut akan disediakan stan bazar kuliner UMKM serta bazar kriya. Untuk bazar kriya, sebanyak 21 kecamatan akan menampilkan hasil karya masing-masing dan akan memperebutkan Piala Ketua Dekranasda Kota Medan, Ny. Airin Rico Waas.
“Selain bazar kuliner dan kriya, Ramadhan Fair ke-XX juga akan diisi dan dimeriahkan oleh berbagai kegiatan seperti peringatan Nuzulul Qur’an yang menghadirkan penceramah kondang, tausiah Ramadhan, buka puasa bersama anak yatim-piatu dan dhuafa, kompetisi Pildacil, kompetisi tahfidz surat pendek Al-Qur’an, dan kompetisi adzan serta hiburan religi,” jelas Andi Yudistira.












