Petugas Satlantas Polres Batu Bara telah lakukan cek TKP, dan telah mengamankan becak dan sepmor Vario guna pemeriksaan lebih lanjut.
Istri korban, Suwita, mengatakan, setiap pagi kami belanja ke Tanjung Tiram, tiba di lokasi ada becak yang agak ketengah tak ada lampu belakang dan ketabrak kami bagian belakang becak, suamiku terpental, kakinya koyak lebar, “aku terseret pak, saat itu aku gak merasakan sakit karena melihat suamiku terluka, padahal kakiku terkilir dan luka lecet, darahnya gak berhenti,” ujarnya menahan sedih.
Ada petugas SPBU yang bantu kami untuk membawa suamiku ke klinik terdekat, namun tenaga medis gak sanggup menanganinya, dan di bawa ke RS Perdagangan karena gak sanggup di bawa ke Klinik Suwandi, Sei Suka, Batu Bara untuk operasi, karena tulangnya kena, pungkas Suwita. (Plk)












