“Ini tentang agama. Jangan disampaikan tanpa dasar yang jelas karena bisa menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” katanya.
Tanjung juga mengingatkan agar penyampaian ajaran agama dilakukan secara hati-hati dan merujuk pada sumber yang sahih. Ia menyebut akan berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat guna membahas persoalan ini secara lebih lanjut.
“Ya nanti kita sampaikan ke MUI setempat untuk dapat ditindaklanjuti, sehingga bisa dikaji secara objektif dan disikapi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Tanjung.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut pemahaman dasar dalam ibadah umat Islam. Sejumlah pihak berharap polemik ini dapat diselesaikan melalui dialog dan klarifikasi terbuka agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Tagar:
Sholat Kontroversi, Tahiyyat Polemik, Tokoh Agama, Ajaran Islam, Medan Viral












