Lanjut Sekda menyatakan, rasa terima kasih sebesar-besarnya atas kehadiran USAID MOMENTUM di Kabupaten Langkat. Beliau meminta Dinas Kesehatan dan organisasi pemerintah daerah lainnya agar dapat bekerjasama dengan baik memberikan kontribusi dalam penurunan jumlah kematian ibu dan bayi baru lahir.
Lanjut beliau meminta, untuk dapat mengoptimalisasi peran Kelompok Kerja Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (POKJA KIBBLA) sebagai motor gerakan bersama menuju penurunan jumlah kematian ibu dan bayi. Juga mengajak peran serta aktif kepada sektor swasta untuk mengalokasikan sumber daya dalam penurunan jumlah kematian tersebut.
Sementara itu, Daryl Martyris dari USAID Indonesia menyampaikan pentingnya sistem rujukan maternal dan neonatal dalam pelayanan kesehatan ibu dan bayi.
βMemastikan rujukan yang efektif merupakan salah satu komponen penting dalam upaya menyelamatkan jiwa ibu dan bayi. USAID gembira menjadi bagian dari upaya penting untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan dengan memperkuat sistem rujukan darurat bagi masyarakat di Kabupaten Langkat.β ujar Daryl Martyris.
Penandatanganan perjanjian kerjasama jejaring sistem rujukan maternal dan neonatal merupakan rangkaian akhir dari serangkaian penyusunan perjanjian kerjasama (PK) yang telah dilaksanakan. Dimulai dari lokakarya inisiasi penyusunan PK, penyusunan tim perumus PK, penilaian dan pemetaan sistem rujukan maternal dan neonatal, serta lokakarya penyusunan draf PK sistem jejaring rujukan.












