Bayu mengungkapkan, seorang tersangka berinisial TL diduga memiliki peran dominan di lokasi tersebut. Ia disebut sebagai pemimpin yang mengatur aktivitas operasional dibandingkan tujuh tersangka lainnya.
βTL ini memiliki peran yang lebih tinggi dibandingkan tujuh orang lainnya. Jadi, di TKP pertama ini, leader-nya adalah saudara TL,β jelasnya.
Sementara itu, di TKP kedua yang berada di Kamar 601 dan Kamar 1005, aparat mengamankan 11 orang tersangka lainnya. Dari hasil penyidikan, diketahui bahwa peran utama di lokasi ini dipegang oleh tersangka berinisial BH.
Menurut Bayu, BH tidak hanya berperan sebagai leader atau pengawas, tetapi juga terlibat langsung dalam proses perekrutan anggota jaringan.
βDari dua TKP ini, leader-nya sama dan sudah mengakui bahwa selain sebagai leader, dia juga melakukan perekrutan kepada pelaku lainnya, yakni inisial BH,β ungkapnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan, aktivitas perjudian online tersebut telah berlangsung selama kurang lebih dua tahun. Para pelaku menjalankan operasionalnya secara tertutup dengan memanfaatkan teknologi untuk menyamarkan aktivitas ilegal mereka.












