Scroll untuk baca artikel
MEMPROSES ADSENSE...

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

LifestylePolitik

Revitalisasi Lapangan Merdeka Medan, Antropolog Prof Usman Pelly Apresiasi Edy Rahmayadi dan Bobby Nasution

×

Revitalisasi Lapangan Merdeka Medan, Antropolog Prof Usman Pelly Apresiasi Edy Rahmayadi dan Bobby Nasution

Sebarkan artikel ini
Revitalisasi Lapangan Merdeka Medan, Antropolog Prof Usman Pelly Apresiasi Edy Rahmayadi dan Bobby Nasution

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Selain itu, Usman Pelly yang juga pelaku sejarah menginginkan Lapangan Merdeka juga harus dikembalikan fungsinya sebagai ruang terbuka hijau yang bisa digunakan seluruh kalangan masyarakat. Lapangan Merdeka juga akan menjadi oase bagi masyarakat di tengah Kota Medan. 

β€œOrang di sana bertemu muka, dan melihat satu sama lain, bertemu sebagai warga dan tidak sebagai secara hirarkis, mulai dari masyarakat biasa bisa bertemu pejabat,” kata Usman. 

MEMPROSES ADSENSE...

Selain itu, Usman menyebut Lapangan Merdeka akan menjadi situs kemerdekaan di Luar Jawa yang diresmikan Presiden Jokowi. Lapangan Merdeka memiliki nilai sejarah yang tinggi. Di sanalah, kabar atau informasi mengenai kemerdekaan pertama kali disampaikan di Sumut khususnya Medan. Ia mengapresiasi Jokowi yang mau meresmikan revitalisasi Lapangan Merdeka. 

β€œDengan menjadi situs kemerdekaan, maka dia itu akan terangkat menjadi sebuah situs nasional yang tidak lagi terkait dengan situs daerah,” kata Usman, yang juga merupakan salah satu tokoh penggugat penetapan status Lapangan Merdeka sebagai cagar budaya. 

Sebagai informasi, Pengadilan Tinggi Medan memenangkan gugatan masyarakat kepada Pemerintah Kota Medan untuk menetapkan Lapangan Merdeka Medan sebagai cagar budaya. Lantas Walikota Medan mengeluarkan Surat Keputusan Wali Kota nomor 433/28.K/X/2021 tentang bangunan, situs dan kawasan sebagai cagar budaya Kota Medan. SK tersebut menetapkan Lapangan Merdeka sebagai cagar budaya.

Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *