Sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Utara, Medan dikenal sebagai kota multikultural yang dihuni masyarakat dari berbagai latar belakang suku, agama, budaya, dan adat istiadat. Keberagaman tersebut dinilai menjadi salah satu kekuatan utama dalam menjaga persatuan dan stabilitas sosial di kota ini.
Sementara itu, Ketua Panitia Silaturahmi Anak Bangsa, Tulus P. Sipahutar, mengungkapkan agenda nasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 10 Oktober 2026. Pihak panitia berharap Kota Medan dapat memperoleh kepercayaan sebagai tuan rumah penyelenggaraan tahun ini.
Ia menilai Medan memiliki modal sosial yang kuat karena kehidupan masyarakatnya selama ini berlangsung harmonis di tengah keberagaman. Kondisi tersebut dinilai selaras dengan semangat yang diusung dalam kegiatan Silaturahmi Anak Bangsa.
“Dengan kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman, Medan menjadi lokasi yang tepat untuk menggelar kegiatan yang mengusung semangat persatuan dan kebangsaan,” kata Tulus.
Apabila Medan nantinya resmi ditunjuk sebagai tuan rumah, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat nilai persatuan nasional, tetapi juga memberikan dampak positif bagi promosi daerah, sektor pariwisata, serta pergerakan ekonomi melalui kehadiran peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.












