Ditempat yang sama IB juga menyatakan telah melakukan perdamain, dan sangat menyesal telah melaporkan kasus yang belum jelas kebenarannya.
Kami memang dengan sukarela melakukan perdamaian tanpa ada paksaan siapapun, ujar IB.
“Saya tegaskan lagi bahwa dengan kepala dingin dan sukarela untuk berdamai, tanpa ada meminta imbalan apapun,” tegas IB.
Saya hanya mengharapkan agar istri saya dan anak – anak kembali kerumah, “jujur bang , saya sangat kehilangan sekali karena sudah lebih 15 hari saya tidak jumpa dengan anak saya,” ucap IB menyesal.
Ini semua demi anak – anak dan keutuhan rumah tangga kami bang, saya tidak meminta uang sepeserpun kepada DS, yang penting sekarang bagi saya anak dan istri saya pulang kerumah. “Jujur bang semenjak istri saya pergi sekitar tanggal 23 Agustus yang lalu, saya mengalami depresi, sendiri dan sunyi dirumah,” sebut IB dengan nada menyesal.
Biasanya aku tiap hari bercanda dengan anak – anakku, namun sekarang anakku tak ada bersamaku, terang IB.
Kemaren itu saya lagi emosi, karena mendengarkan omongan keluarga dan orang lain, dan yang menanggung itu semua saya, ucap IB.












