Dengan demikian, kata Bobby, orang tua bisa ditanya langsung apakah fasilitas yang diberikan pihak sekolah sudah sesuai atau belum dalam memberikan kenyamanan sekaligus kesehatan bagi anak-anak mereka.
Selain itu, Bobby mengungkapkan, sejak Rabu (12/1) kemarin, Kota Medan juga sudah diperbolehkan melaksanakan vaksin Covid-19 dosis ketiga (booster) dengan prioritas lansia dan kelompok rentan yang diberikan secara gratis. Namun sebelum fokus melaksanakan vaksinasi booster, jelasnya, Pemko Medan tengah mengejar pelaksanaan vaksinasi untuk lansia baik dosis 1 maupun dosis 2. “Alhamdulillah, karena kemarin ini target sudah tercapai, kita akan lakukan vaksinasi booster dengan prioritas lansia,” ungkapnya.
Saat ini, papar Bobby, Pemko Medan memiliki sebanyak 20 ribu dosis jenis pfizer untuk disuntikkan pada dosis ketiga (booster). “Syarat dan ketentuan untuk menerima vaksinasi booster adalah calon penerimanya sudah menerima vaksin Covid-19 dosis kedua lebih dari enam bulan sebelumnya. Nanti kita hitung lagi berapa lansia yang sudah di vaksin melebihi dari 6 bulan karena itu yang kita prioritaskan untuk divaksin booster. Untuk pelaksanaannya (vaksinasi booster) akan kita mulai, Senin (17/1),” jelasnya.












