“Meskipun keberadaan uang elektronik belum sepenuhnya menggantikan uang kartal ,namun seiring penetrasi teknologi informasi dan komunikasi, keberadaan uang kartal mulai ditinggalkan oleh masyarakat.”sebut Syahnan.
Disamping itu, kemajuan teknologi digital ini juga memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses berbagai produk, namun jangan sampai kemajuan ini malah menjadi awal kehancuran produk dalam negeri karena harus bersaing dengan produk dari luar. Oleh sebab itulah para pelaku usaha khususnya generasi mudah harus memiliki inovasi dan kreasi untuk mampu bersaing dengan pengusaha luar.
“Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul di bidang teknologi digital harus diperbanyak, dengan begitu masa depan bisnis digital di tanah air akan semakin cemerlang karena berada ditangan generasi mudah yang kreatif, inovatif dan imajinatif. Saya yakin apabila ini bisa kita terapkan maka kebangkitan ekonomi pasca pandemi covid-19 dapat kita raih dengan banyaknya pemuda yang berjiwa visioner,” ujarnya.
Penulis: Zultaufik Nasution
Editor: Mery Ismail, S.Sos












