“Jadi tak perlu lah terima kasih, yang penting pedagang ini jalan. Karena sejak lama kita ingin jika ada penggusuran, biar dicarikan solusinya. Seperti ini, mereka kan mau cari makan juga,” kata Edy Rahmayadi yang menilai upaya membantu pedagang merupakan tugas pemerintah.
Edy pun mengunjungi setiap lapak dagangan yang ada di lokasi kafetaria tersebut. Sembari melihat kondisi sekitar dan memberikan saran agar beberapa perabotan, susunan barang sampai kenyamanan di dalamnya terus disempurnakan.
Mengapresiasi perhatian Gubernur, seorang pedagang minuman, Ade atau akrab disapa Bang Adek mengaku terharu karena tempat mereka kini jauh lebih baik dari sebelumnya. Selama puluhan tahun berjualan sebagai PKL, akhirnya ia dan rekan yang lain ditempatkan di dalam gedung yang sangat layak.
“Kami puluhan tahun berjualan Pak, kalau hujan banjir, bocor. Kalau terik, cuaca panas. Sekarang sudah di sini, kami sangat bersyukur Pak. Terima kasih banyak Pak,” sebut Bang Adek.
Mereka pun meyakinkan Gubernur, akan merawat kafetaria itu dengan baik, dan membuat pelanggan nyaman berada di dalamnya.
Sebelumnya, Gubernur juga meninjau beberapa ruangan, seperti ruang wartawan. Ia meminta agar tempat berkumpulnya para awak media, ditata sedemikian rupa agar terlihat rapi dan indah dipandang.












