Ia mencontohkan, seperti kegiatan UMKM di Desa Bengkel yang terkenal dengan berbagai kuliner khususnya dodol. Dengan situasi pandemi dan adanya pembangunan jalan tol, hal ini tentu harus disikapi dengan bijak. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan digitalisasi sebagai sarana promosi dan penjualan secara online. Begitupun dengan sistem penggajian bagi ASN yang saat ini semua sudah beralih ke sistem non tunai. Tentu semua ini sangat bermanfaat dan berdampak pada meningkatnya PAD. Kemudian dengan penerapan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), kebocoran pajak dan retribusi dapat dihindari,” pungkasnya.
Sebelumnya, Bupati Sergai melalui Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Drs Nasrul Azis Siregar saat membuka rakor menyampaikan bahwa Roadmap atau Peta Jalan TP2DD harus segera diselesaikan sehingga dapat kita sajikan dengan baik kepada pimpinan. Kemudian, sebutnya lagi, pelayanan transaksi non tunai menjadi keharusan dan diharapkan bisa diwujudkan dengan digitalisasi. “ Tim harus solid dan sepakat sehingga Roadmap bisa disusun dengan menyesuaikan Roadmap jenjang teratasnya,” tandasnya.












