Karena, lanjut legislator dari PDI Perjuangan ini, jalan tersebut sangat vital dilalui masyarkat mengangkut hasil pertanian dari desa untuk dijual ke kota, karena akses dari Medan menuju Sidikalang putus dan kondisi lalu lintas sempat macet total.
“Jika pemerintah tidak segera memperbaiki jalan tersebut, trasportasi mengngkut hasil pertanian terganggu dan otomatis perekonomian masyarakat juga terganggu. Warga berharap, pemerintah daerah bisa segera mengambil tindakan. Jika tidak lekas diperbaiki, dikhawatirkan lubang yang ditimbulkan akibat gerusan air akan semakin membesar,” ungkapnya.
Menurut laporan Pemkab Dairi, kata Baskami, peristiwa ini terjadi akibat adanya cekungan air di sekitar lokasi kejadian. Di daerah ini (Dairi) kan kontur tanahnya banyak yang seperti bukit dan banyak jurang, jadi di samping jalan itu memang cekungan dan sampai menampung air yang cukup banyak. “Mungkin tidak ada jalur air, jadinya jalannya tergerus. Kedepannya perbaikan harus benar-benar memperhatikan lingkungan di sekitar badan jalan seperti gorong-gorong dan juga aliran air agar tidak tergenang,”katanya.












