Dalam kondisi saat ini, katanya lagi, masih ada kelompok yang memancing ingin menciptakan instabilisasi. Padahal saat ini PKS sedang berjuang bersama masyarakat, buruh/pekerja, mahasiswa untuk menolak kenaikan BBM bersubsidi, yang berdampak pada kenaikan harga bahan pangan dan moda transportasi.
“Kami fraksi PKS DPRD Sumut menyampaikan kepada publik Sumatera Utara, bahwa konvoi tersebut bukanlah bagian dari PKS dan PKS dalam hal ini benar-benar dirugikan. Jika sekelompok orang yang konvoi tersebut meminta maaf ke PKS, sepertinya akan memaafkan,” tegasnya.(Cutriri)












