Di kesempatan ini, Wabup meminta kepada Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan (Poraparbud) Sergai agar lebih aktif melakukan promosi terhadap aset kebudayaan seperti silat budaya ini. Ia juga meminta agar Dinas Poraparbud menjalin sinergi dengan Dinas Pendidikan untuk menjadikan silat budaya sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah di Sergai.
Merespons permintaan Wakil Bupati, Kadis Poraparbud Drs Zulfikar menyebut pihaknya selama ini sudah menjalin komunikasi dan sinergi dengan dengan Asosiasi Perguruan Pencak Silat Budaya Indonesia (APPSBI) Sergai. Bentuk kerja sama itu, sebutnya, misalnya dengan melibatkan pihak APPSBI dalam tiap even penting lewat sajian tarian silat.
“ Pencak silat tidak kalah dengan bela diri dari luar negeri seperti karate atau wushu. Kami akan melaksanakan berbagai kebijakan untuk melestarikan produk budaya ini,” ucap Zulfikar.
Ketua Kontingen dan juga ketua APPSBI Sergai, Irwan, SH, mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih atas yang disampaikan oleh Wabup Sergai, terutama rencana untuk menjadikan Silat Budaya sebagai ekstrakurikuler sekolah di Sergai.












