Pendataan Relawan Dinilai Sangat Penting
Rico menambahkan, pendataan para petugas dan relawan kebencanaan harus dilakukan secara sistematis. Hal ini, kata dia, bertujuan agar penanganan bencana dapat berjalan cepat, terukur, dan tepat sasaran.
“Penting menentukan siapa saja yang akan menjadi relawan atau volunter dalam menghadapi situasi darurat. Sehingga apabila ada pohon tumbang, kecelakaan, atau angin kencang, mereka sudah siap mengamankan daerah masing-masing,” terang Rico. Ia juga menyampaikan akan mempertimbangkan penyusunan Peraturan Wali Kota terkait edukasi dan sosialisasi kebencanaan di Kota Medan.
Squad PBI Undang Wali Kota Hadiri Hari Relawan Internasional
Sementara itu, Direktur Squad PBI Reza Fahlevi Chan menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan audiensi perdana pihaknya dengan Wali Kota Medan. Ia juga mengundang Wali Kota untuk menghadiri peringatan Hari Relawan Internasional 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada 13–14 Desember 2025 di Taman Cadika Medan.
“Setiap tahun kami selalu mengadakan pelatihan dan sharing session yang diikuti relawan dari daerah dan pusat. Ini kami lakukan karena Indonesia adalah negara dengan intensitas bencana yang tinggi, sehingga kehadiran relawan sangat dibutuhkan,” ujar Reza.
Menanggapi undangan tersebut, Rico Waas—suami dari Ketua TP PKK Kota Medan, Ny. Airin Rico Waas—menyambut baik kegiatan itu, namun berpesan agar acara tidak berhenti pada seremoni.
“Yang terpenting jangan hanya seremonial. Apa strategi kebencanaannya? Itu yang harus menjadi perhatian,” tegas Rico.












