Sementara itu, Ketua Yayasan Perguruan Raudhatul Akmal (YPRA), Afrida Handayani MA, menyampaikan bahwa wisuda merupakan awal memasuki dunia kerja dan pengabdian kepada masyarakat. Oleh karena itu, lulusan dituntut tidak hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga mengembangkan keterampilan dan kompetensi pendukung.
Menurutnya, penguasaan teknologi informasi, kemampuan berorganisasi, etika komunikasi, serta bahasa asing menjadi bekal penting agar lulusan mampu bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif.
Ketua Panitia Wisuda, Dr H Khairul Anwar MSi, melaporkan bahwa jumlah wisudawan dan wisudawati yang dikukuhkan sebanyak 305 orang, terdiri dari 222 lulusan STAI Raudhatul Akmal dan 83 lulusan STIT Ar-Raudhah.
Ke depan, tantangan peningkatan kualitas lulusan dan relevansi pendidikan dengan kebutuhan masyarakat menjadi agenda penting yang terus diupayakan oleh seluruh pemangku kepentingan pendidikan tinggi.












