Lebih lanjut Wong mengatakan pengobatan secara tradisional ini berlangsung selama sepekan, dimana selama tiga hari Vihara Bodhisattva Maitreya, Satu hari di Rotary Club atau Taman Bodhi Asri (Taba) dan tiga hari di Warkop Nusantara yang berada di Jalan Negara.
Artinya membantu masyarakat untuk berobat secara alternatif dalam memeriksakan kesehatan dan mengobati penyakit untuk semua kalangan masyarakat di kota Medan.
Maka dari itu kami berinisiatif mengundang Suhu Ahan dari Bengkalis, Kepulauan Riau, ke Sumatera Utara khususnya Medan.
Dikatakan Wong bahwa pengobatan ini dibatasi hanya 50 orang saja, dimana dalam pengobatannya itu memakan waktu kurang lebih satu jam untuk satu orang dalam pengobatan akupuntur.
Senada dengan itu, Suhu Ahan melalui Koordinator Tim Pengobatan Alternatif, Nata Hedineo mengucapkan terimakasih kepada kami yang telah mengundang dalam pengobatan gratis.
Dikatakannya, mendapatkan keberkahan dari dewa dimana sesuai dengan arahan dan petunjuk meminta agar Suhu Ahan melaksanakan pengobatan sebanyak-banyaknya dalam menolong orang agar sembuh dari penyakitnya dengan metode pengobatan akupuntur.












