Scroll untuk baca artikel
MEMPROSES ADSENSE...

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Sosial

150 Pemulung TPA Terjun Dapat Perlindungan BPJS, Pemko Medan Soroti Tingginya Risiko Kerja

×

150 Pemulung TPA Terjun Dapat Perlindungan BPJS, Pemko Medan Soroti Tingginya Risiko Kerja

Sebarkan artikel ini

Pemko Medan bersama BPJS Ketenagakerjaan dan mitra usaha memberikan jaminan sosial kepada pekerja informal di TPA Terjun. Program perlindungan disebut akan diperluas untuk mencegah kecelakaan kerja berdampak pada kemiskinan keluarga.

Seorang pemulung mengangkat tangan sambil berdoa di hadapan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di TPA Terjun, Kecamatan Medan Marelan, dalam kegiatan penyerahan jaminan perlindungan sosial BPJS Ketenagakerjaan, Kamis (10/9/2026). (kedannews.co.id/Foto: Ist).

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Saat ini, menurut keterangan Rico, sebanyak 17.851 pekerja rentan telah mendapatkan perlindungan setiap tahun. Selain itu terdapat 2.000 pekerja sektor nelayan yang juga memperoleh perlindungan. Pemko Medan selanjutnya merencanakan penambahan kuota bagi 1.800 pekerja informal lainnya melalui Perubahan APBD (P-APBD) mendatang.

β€œKita ingin membantu terus, terutama di sektor-sektor informal dan pekerja rentan yang belum memiliki perlindungan. Harapannya, perlindungan ini jangan sampai terjadi keluarga miskin baru,” jelas Rico Waas.

MEMPROSES ADSENSE...

Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari kalangan dunia usaha melalui tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR. Rico menilai keterlibatan berbagai pihak diperlukan agar cakupan perlindungan bagi pekerja berisiko dapat terus diperluas.

β€œIni kepedulian kita bersama. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder dan perusahaan yang ikut membantu memberikan CSR kepada para penyelamat lingkungan agar mereka bisa lebih terjamin dalam kehidupannya,” pungkas Rico Waas.

Bagi para pekerja yang selama ini menghadapi risiko kecelakaan tanpa perlindungan memadai, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dinilai memberikan rasa aman. Salah satunya Mariati, ibu tunggal yang telah lima tahun bekerja sebagai penyelamat lingkungan.