Scroll untuk baca artikel
MEMPROSES ADSENSE...

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Hukum

24 Orang Jadi Tersangka Kerusuhan Lahan Matiti, Polisi Ungkap Peran dan Pemicu Penyerangan

×

24 Orang Jadi Tersangka Kerusuhan Lahan Matiti, Polisi Ungkap Peran dan Pemicu Penyerangan

Sebarkan artikel ini

Konflik klaim tanah adat di Desa Matiti berujung penyerangan, pengrusakan, pencurian dan penganiayaan; polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran pondok yang diduga memicu aksi massa.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Pol Cornelius Mangarahon Simanjuntak saat memaparkan perkembangan penanganan kasus penyerangan di Matiti, Humbang Hasundutan, sembari menunjukkan barang bukti dalam konferensi pers di Medan, Kamis (24/9/2026). (kedannews.co.id/Foto: Ist)

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Menurut keterangan kepolisian, konflik tersebut bukan persoalan yang baru muncul. Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Adi Nugroho menyebut perselisihan telah berlangsung cukup lama dan semakin meruncing sejak November 2025.

Persoalan utamanya adalah klaim kepemilikan atas lahan yang sama. Kedua kelompok sama-sama menyatakan tanah yang disengketakan merupakan bagian dari tanah adat mereka.

MEMPROSES ADSENSE...

“Jadi, ada saling klaim dari pihak Raja Bius Manullang maupun Ompung Patar Munthe, yang sama-sama mengklaim bahwa tanah tersebut merupakan tanah adatnya,” kata Adi.

Upaya penyelesaian secara mediasi juga telah dilakukan. Menurut Adi, Polres Humbang Hasundutan bersama pemerintah daerah telah menggelar tujuh kali mediasi, tetapi proses tersebut belum menghasilkan kesepakatan antara kedua pihak.

Pondok Terbakar, Situasi Berubah Memanas

Ketegangan kemudian meningkat pada 12 September 2026 setelah sebuah pondok yang disebut milik pihak Raja Bius Matiti dilaporkan terbakar.

Peristiwa kebakaran tersebut kemudian dikaitkan dengan munculnya dugaan penyerangan. Polisi menyebut sekitar 100 orang diduga bergerak menyerang area yang diklaim oleh pihak Ompung Patar Munthe.

Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan
Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan
Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan