“Mumpung masih diberi Allah amanah jabatan dan rezeki saat ini, akan saya pergunakan kesempatan tersebut untuk mendukung syiar agama Islam melalui pondok pesantren”, tandasnya.
Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren Darul Syifaa’ Abuya Adil Akhyar di kesempatan ini juga menambahkan, bahwa acara Milad nantinya akan diisi dengan khataman 30 juz qur’an 5 orang satriawan dan satriwati.
“Walaupun di masa pandemi, namun kita masih bisa bersilaturahmi untuk menyaksikan para penghapal Al-Qur’an yang di wisuda. Dan ini semua tak terlepas dari dukungan semua pihak, termasuk dari Abdul Rani SH, teman saya kuliah dulu”, terangnya.
Wisuda Qur’an besok, lanjutnya, berbeda jauh dengan wisuda lainnya, yang kebanyakan dilakukan di hotel mewah.
“Seharusnya wisuda tahfiz qur’an seperti inilah yang harus digaungkan. Karena jauh lebih mulia di sisi Allah. Dan kabar yang membanggakan, hafiz lulusan dari pondok pesantren kita ini, diterima masuk perguruan tinggi di salah satu universitas Kairo, bidang studi apapun. Mereka tinggal pilih”, tuturnya.
Abuya Adil yang juga Dosen tetap di UINSU ini menyebut, Pondok Darul Syifaa ibarat ‘bengkel pandai besi’. Yang menerima besi berkarat, kropos dari manapun asalnya, dan nantinya akan dijadikan pedang tajam, guna menebas semak belukar yang rimbun.












