Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pendekatan humanis menjadi salah satu kunci dalam menjaga situasi tetap kondusif selama aksi berlangsung.
“Karena itu, pengamanan yang humanis dan profesional menjadi kunci terciptanya ruang demokrasi yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Hingga kegiatan berakhir, aksi penyampaian aspirasi yang digelar mahasiswa BEM USU berlangsung tertib. Sinergi antara aparat keamanan, peserta aksi, dan seluruh pihak terkait dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran penyampaian pendapat di ruang publik serta mendukung kehidupan demokrasi yang sehat di tengah masyarakat.












