Medan, kedannews.com – Anggota DPRD Medan merasa miris dan prihatin dimana ditengah Walikota Medan Bobby Nasution mengumandangkan perang terhadap begal justru terjadi perampokan sepeda motor sudah beraksi di wilayah hukum Polsek Medan Helvetia.Ironisnya pelaku yang berjumlah 3 orang tersebut tidak segan-segan masuk ke Kantor Gereja Katolik Paroki Padre Pio di Jalan Beringin 3, Sabtu (8/7) malam.
Pelaku begal berhasil membawa kabur sepeda motor Honda Beat warna hitam, BK 4888 milik Tifany br Tarigan, Sekretaris Paroki Santo Padre Pio Helvetia.
Kejadian begal beruntun, merata di seluruh kecamatan tanpa pandang bulu, ini membuat Medan makin mencekam dan menyeramkan, masyarakat ketakutan keluar malam.
Antonius berharap Forkopimda bereaksi cepat, jangan sampai Medan dijuluki sebagai Kota Begal, dikhawatirkan investor enggan menanam modal investasi mereka tidak nyaman.
Melihat kondisi tersebut kata Antonius, Kota Medan sudah layak diberi status darurat begal atau siaga 1. Ini tidak main-main, tidak hanya harta benda yang dirampas begal, nyawapun bisa ikut melayang.
“Saya berharap Forkopimda yang di dalamnya Pemko, TNI, Polri dan lainnya memikirkan persoalan ini,” kata Antonius Tumanggor kepada wartawan saat dimintai tanggapan seputar aksi di Kantor DPP Gereja Katolik Padre Pio, Medan Helvetia, Minggu (9/7).












