Sejalan dengan transformasi bertajuk “Berubah, Bertumbuh, dan Berprestasi”, Bank Sumut juga mempercepat digitalisasi daerah. Hingga saat ini, telah dikembangkan 156 agen Sumut Link dan 65 merchant QRIS aktif.
Tak hanya itu, implementasi QRIS Mata Pajak untuk retribusi daerah dinilai menjadi terobosan penting. Program ini memfasilitasi sekitar 385.000 wajib pajak PBB agar dapat melakukan transaksi secara lebih efisien, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah.
“Hubungan Bank Sumut dan Pemerintah Kabupaten Simalungun bukan sekadar kemitraan, tetapi sinergi strategis yang terus kami dorong untuk menciptakan nilai tambah bagi masyarakat,” tegas Heru.
Ke depan, Bank Sumut disebut akan semakin memperkuat perannya sebagai motor penggerak ekonomi daerah melalui pembiayaan sektor produktif, pengembangan UMKM, serta perluasan inklusi dan literasi keuangan.
Sementara itu, Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, SE, MM, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Bank Sumut dalam pembangunan daerah. Ia menilai kolaborasi dengan mitra strategis menjadi kunci dalam mewujudkan visi Simalungun yang maju.












