Medan, kedannews.com – Demi mencegah kematian Ibu dan Bayi baru lahir, Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis butuh dukungan dan kerja sama segenap pemangku kepentingan.
Hal tersebut disampaikan Nawal Lubis saat membuka Lokakarya Pertemuan Revitalisas Kelompok Kerja Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Sumut yang dilaksanakan Momentum Private Health Care Delivery (MPHD) Sumut di Ruang Lilium Hotel Four Point Jalan Gatot Subroto Medan, Senin (31/01/2022).
Dia mengatakan, untuk mempercepat pencapaian target penurunan angka kematian ibu, angka kematian neonatal, dan angka kematian bayi perlu dukungan dan kerja sama lintas program, lintas sektor, organisasi profesi dan pemangku kepentingan lainnya. “Kesehatan ibu, bayi baru lahir, bayi dan anak, termasuk dalam kebutuhan dasar yang pemenuhannya menjadi tanggung jawab bersama semua sektor pemerintah dan daerah yang merupakan indikator keberhasilan pembangunan kesehatan nasional,” ujar Nawal.
Dalam kesempatan itu, Nawal menyampaikan apresiasi terhadap MPHD yang telah mengikutsertakan banyak pihak termasuk TP PKK untuk berkontribusi merancang program strategis perlindungan kematian ibu dan bayi baru lahir.












