Scroll untuk baca artikel
MEMPROSES ADSENSE...

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Berita Utama

FHH Berhasil Diamankan, Kejatisu Tuntaskan Perburuan Tersangka Korupsi Kredit Bank Sumut

×

FHH Berhasil Diamankan, Kejatisu Tuntaskan Perburuan Tersangka Korupsi Kredit Bank Sumut

Sebarkan artikel ini

Tersangka yang sempat masuk daftar pencarian orang (DPO) ditangkap di Jakarta dan langsung dibawa ke Medan untuk menjalani proses hukum lanjutan.

Tersangka dugaan korupsi pencairan kredit PT Bank Sumut berinisial FHH berada di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Medan, usai diamankan Tim Tangkap Buron (Tabur) dari Jakarta untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, Selasa (28/07/2026). (kedannews.co.id/Foto: Ist)

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Berdasarkan hasil penyidikan, Farah yang merupakan debitur CV Hasian Abadi Group diduga memiliki keterlibatan dalam tindak pidana korupsi pada proses pencairan kredit tersebut.

Atas dugaan itu, penyidik menerapkan Pasal 2 ayat (1) subsidair Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, jo Pasal 20 huruf c KUHP, serta Pasal 603 subsidair Pasal 604 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

MEMPROSES ADSENSE...

Kasus tersebut sebelumnya juga telah menyeret seorang analis kredit PT Bank Sumut Kantor Cabang Pembantu Krakatau Medan berinisial LPL. Hingga kini, LPL masih menjalani proses persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Medan.

Dalam pengembangan perkara, hasil audit ahli perhitungan kerugian negara menyebut nilai kerugian keuangan negara mencapai lebih dari Rp2,2 miliar. Meski demikian, pihak kejaksaan menyatakan seluruh kerugian tersebut telah dipulihkan dan disetorkan kembali ke kas negara.

Usai diamankan di Jakarta, Farah langsung dibawa ke Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Di sana, tersangka menjalani proses registrasi dan identifikasi di Seksi V Bidang Intelijen sebelum diserahkan kepada penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan