“Masih belum terbuka luasnya perjalanan ke luar negeri, diprediksi membuat warga berlibur di hotel dalam negeri/lokal,” katanya.
PHRI, ujar Deny memprediksi baru di triwulan II, bisnis hotel dan restoran mulai membaik dan itu pun tergantung juga dengan kondisi pandemi COVID-19.
Pengamat ekonomi Sumut, Wahyu Ario Pratomo mengakui, meski tidak seketat si Jakarta, pembatasan kegiatan masyarakat berdampak pada pelemahan perekonomian di Sumut khususnya bisnis hotel dan restoran..
Mengacu pada kondisi ekonomi di Januari, maka diperkirakan pertumbuhan ekonomi Sumut pada triwulan I 2021 hanya d kisaran 1-2 persen. (ant)












