Meski demikian, Azanil mengakui sejumlah komponen instalasi memang membutuhkan perawatan ekstra. Namun, menurutnya, kondisi tersebut tidak mengganggu operasional karena perbaikan dilakukan secara berkelanjutan.
Ia menerangkan bahwa kegiatan pengolahan air di IPA Delitua tetap berlangsung normal dengan penggunaan bahan-bahan kimia yang sesuai standar dan mengacu pada ketentuan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 2 Tahun 2003.
Lebih lanjut, Azanil menyebutkan IPA Delitua memiliki kapasitas produksi terpasang sebesar 1.400 liter per detik. Kapasitas tersebut digunakan untuk melayani kebutuhan pelanggan di Cabang Delitua, Cabang Medan Kota, Cabang HM Yamin, Cabang Medan Denai, dan Cabang Tuasan.
Menurutnya, karena air yang diproduksi digunakan untuk kebutuhan masyarakat luas, pengelolaannya tidak mungkin dilakukan tanpa mengikuti standar yang berlaku.
“Air ini kan dipergunakan untuk hajat hidup orang banyak mana mungkin kami dalam pengelolaannya tidak sesuai standar,” tegas Azanil.
Sementara itu, Kepala IPA Sibolangit, Subhandi, juga memberikan penjelasan terkait sistem pengolahan air yang diterapkan di instalasinya.












