āSekolah ini sedang diliburkan karena adanya sarang tawon yang dinilai membahayakan keselamatan siswa. Karena itu, tidak ada guru maupun murid di lokasi saat kebakaran terjadi,ā ujarnya.
Meski tidak menimbulkan korban, kebakaran ini menyebabkan kerusakan berat pada fasilitas pendidikan dan berdampak langsung pada proses belajar siswa. Tiga ruang kelas dan ruangan kepala sekolah dilaporkan tidak dapat digunakan kembali.
Sementara itu, Kapolsek Parongil Iptu Juni Putra Karo Sekali menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah memasang garis polisi di lokasi kejadian. Aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
āKami masih mendalami asal api dan memastikan tidak ada unsur kelalaian maupun faktor lain yang menyebabkan kebakaran,ā katanya.
Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah penanganan agar kegiatan pendidikan di sekolah tersebut dapat kembali berjalan, sekaligus memastikan keselamatan lingkungan sekolah sebelum aktivitas belajar dimulai kembali.












