Upaya maksimal yang dilakukan tim gabungan akhirnya membuahkan hasil. Api berhasil dipadamkan secara bertahap tanpa menimbulkan korban jiwa. Meski demikian, sekitar 10 unit toko beserta isinya dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat kebakaran tersebut.
Pasca pemadaman, personel Brimob Polda Sumut masih tetap bersiaga di lokasi untuk melakukan pengamanan. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi potensi penjarahan serta mendukung proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh tim Inafis Polri.
Di tengah situasi tersebut, masyarakat menyampaikan apresiasi atas gerak cepat aparat dalam menangani kebakaran. Salah seorang warga mengaku sangat terbantu dengan kehadiran tim gabungan di lokasi.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak Brimob, Pemadam Kebakaran, Polres, dan semua pihak yang sudah turun langsung membantu. Kalau tidak segera ditangani, mungkin api akan semakin besar dan merusak lebih banyak bangunan,” ungkap seorang warga.
Secara keseluruhan, sinergi antara Brimob, instansi terkait, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam penanganan kebakaran ini. Kehadiran aparat di lapangan dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus memastikan situasi tetap terkendali dalam kondisi darurat.












