โUntuk memasuki area KCW, pengunjung harus benar-benar dicek. Jika menunjukkan tanda hijau setelah scan melalui aplikasi PeduliLindungi baru diperbolehkan masuk. Kalau merah atau belum divaksin, tidak boleh masuk,โ tegas Bobby Nasution saat pembukaan Pekan Kuliner Kondang (PKK) UMKM sekaligus KCW beberapa hari lalu
Bahkan, meski area KCW bisa menampung hingga 3.500 mulai dari Jalan Ahmad Yani hingga Gedung Warenhuis, namun menantu Presiden RI Joko Widodo ini membatasinya. Jumlah pengunjung yang diperkenankan hanya 2.000 orang saja. Selain mencegah terjadinya kerumunan, juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat saat menikmati aneka kuliner yang dijajakan oleh para pelaku UMKM Kota Medan tersebut.
โProkes harus kita jaga untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran Covid-19. Namun, perekenomian Kota Medan juga harus berjalan, khususnya sektor UMKM. Selain percepatan pemulihan ekonomi, upaya ini kita lakukan sebagai bentuk dukungan kepada pelaku UMKM agar mereka dapat naik kelas,โ pungkas suami Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu tersebut.
Pembukaan kembali KCW sebagai upaya percepatan pemulihan ekonomi dan tidak memengaruhi bertambahnya jumlah kasus Covid-19 dan bahkan nihil kasus ini, mendapat sambutan baik berbagai pihak, termasuk dari dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (FEB USU) Wahyu Ario Pratomo. Sebab, Wahyu mengaku KCW merupakan program yang baik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Medan pada masa pandemi dan setelah nanti masa pandemi Covid-19 berakhir.












