Scroll untuk baca artikel
MEMPROSES ADSENSE...

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Berita UtamaEkonomiPolitik

Pemko Medan Belum Siapkan Relokasi, Burhanuddin Sitepu Kritisi Revitalisasi Lapangan Merdeka 

×

Pemko Medan Belum Siapkan Relokasi, Burhanuddin Sitepu Kritisi Revitalisasi Lapangan Merdeka 

Sebarkan artikel ini
Pemko Medan Belum Siapkan Relokasi, Burhanuddin Sitepu Kritisi Revitalisasi Lapangan Merdeka
Inilah salah satu pedagang kuliner di Kawasan Lapangan Merdeka yang akan direlokasi akibat revitalisasi oleh Pemko Medan. (istimewa)

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

“Pembangunan Islamic Center ini sudah sangat lama diprogramkan Pemko Medan, jauh sebelum ada pemikiran rencana revitalisasi Lapangan Merdeka. Hendaklah janji politik Wali Kota Bobby Nasution direalisasikan untuk Islamic Center, karena itu akan menjadi Ikon Kota Medan dan mendatangkan PAD yang cukup besar.

Wakil Ketua DPRD Medan Rajudin Sagala (PKS) mengatakan, mendukung revitalisasi lapangan Merdeka untuk mengembalikan fungsinya sebagai cagar budaya dan salah satu Ikon Kota Medan yang selama ini sempat hilang. Revitalisasi itu menurut dia tidak sekedar mengembalikan fungsi cagar budaya, tapi dapat juga menghidupkan ekonomi masyarakat dengan adanya UMKM di basement.

MEMPROSES ADSENSE...

“Basement tersebut diharapkan bisa jadi tempat berdagang para pedagang kuliner dan pedagang buku, sehingga mereka tidak tergusur. Kegiatan peningkatan ekonomi masyarakat harus bisa berjalan dengan baik dari hasil revitalisasi tersebut,” ucap Rajudin.

Sementara itu pedagang buku bekas di Kawasan Lapangan Merdeka Medan juga protes kepada Pemko Medan terkait revitalisasi. Para pedagang diminta pemko segera mengosongkan lokasi karena pembangunan lapangan Merdeka akan dimulai pada 4 Juli tahun 2022. Tenant-tenant atau pemilik usaha di Kawasan Lapangan Merdeka termasuk Merdeka Walk diimbau mengosongkan lokasi sebelum 20 Juni. Namun pedagang buku dengan tegas mengatakan enggan mengosongkan kios sebelum dibangun tempat pengganti.

Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan