Hasil pemeriksaan lanjutan memastikan bahwa pengemudi tidak mengonsumsi narkoba. Proses tes juga dilakukan secara terbuka dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk media, untuk menjamin transparansi.
Menanggapi spekulasi mengenai warna urine yang terlihat jernih, pihak kepolisian menyebut hal tersebut merupakan kondisi normal bagi seseorang yang banyak mengonsumsi air putih.
Selain itu, polisi menduga kecelakaan dipicu oleh kurangnya konsentrasi pengemudi akibat tekanan emosional. Berdasarkan keterangan, yang bersangkutan sebelumnya terlibat pertengkaran dengan pasangannya sebelum insiden terjadi.
Saat ini, pengemudi beserta barang bukti telah diamankan di Unit Laka Satlantas Polres Binjai untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.












