Medan, kedannews.com – Tuntut hukum mati pelaku korupsi ekspor minyak goreng, ratusan massa aksi Raksahum melakukan aksi unjuk rasa damai di depan kantor PT Wilmar yang berada di Jalan Putri Hijau di gedung JW Marriot. Kemudian lanjut di depan Kejatisu Jl AH Nasution, Selasa (26/4/2022) pagi.
Massa Raksahum (Rakyat untuk Keadilan Supremasi Hukum) yang terdiri terdiri dari beberapa elemen masyarakat antara lain Johan Merdeka, Komite Revolusi Agraria, Zulkifli Resbon, Indra Mingka Lembaga Konservaai Lingkungan Hidup (LKLH), Rosmawati Srikandi Sahabat Rakyat, Husni Thamrin Harahap Petani Kecil Kelapa Sawit Nasional (Pekasawitnas), mendukung Kejagung untuk menghukum pelaku korupsi ekspor minyak goreng.
Indra Mingka dalam orasinya di depan kantor PT Wilmar menyesalkan tindakan PT Wilmar Nabati Indonesia (Wina) yang melakukan tindakan dugaan korupsi ekspor Migor disaat terjadi krisis pangan dan Pandemi Covid 19 sehingga citra PT Wilmar tercoreng di mata internasional.
“Disaat ekonomi sulit perusahaan itu bukan malah membantu masyarakat tetapi menyakiti masyarakat dengan melakukan korupsi demi memperkaya korporasi” ungkapnya






