Kambing Pygmy Bukan Asal Thailand
Menariknya, Sriyanto mengungkapkan bahwa kambing pygmy sejatinya merupakan hewan endemik Afrika, bukan Thailand. Namun, kuat dugaan hewan tersebut masuk ke Indonesia melalui jalur perdagangan ilegal internasional yang memanfaatkan Thailand sebagai negara transit.
Seluruh hewan sitaan dipastikan akan dimusnahkan karena dinilai berisiko tinggi membawa penyakit berbahaya. Total nilai ekonomi hewan-hewan tersebut diperkirakan mencapai Rp3,8 miliar.
āUntuk ayam, ancaman utamanya adalah avian influenza (flu burung) yang sangat menular dan bisa mematikan hingga 100 persen. Sedangkan kambing pygmy berpotensi membawa Peste des Petits Ruminants (PPR), penyakit berbahaya yang belum ada di Indonesia,ā jelas Sriyanto.
Penyakit PPR pada kambing dan domba ditandai dengan diare, gangguan pernapasan, luka di mulut, hingga kematian massal pada ternak.
āKami tidak ingin mengambil risiko. Demi melindungi kesehatan hewan dan masyarakat, langkah pemusnahan harus dilakukan,ā pungkasnya.












