Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sergai dr. Bulan Simanungkalit, M.Kes, dalam laporannya menuturkan, saat ini sudah diterapkan penggunaan sistem NAR atau New All Record. Ia menerangkan, NAR merupakan sistem data base kesehatan milik Kemenkes yang mencatat hasil tes PCR dan tes Antigen dari seluruh laboratorium klinik atau laboratorium yang berada didalam fasilitas kesehatan yang telah terafiliasi dengan Kementerian Kesehatan.
“NAR dibuat oleh Kemenkes dengan tujuan guna mencegah pemalsuan data. Mekanismenya adalah Puskesmas melakukan tes PCR/Antigen di wilayahnya masing-masing, lalu disampaikan ke Dinas Kesehatan kabupaten untuk kemudian melaporkan hasil data tersebut ke Dinkes Provinsi untuk dimasukkan ke sistem NAR,” terangnya.
dr. Bulan juga menegaskan pentingnya setiap puskesmas untuk menyukseskan gelaran vaksinasi. Saat ini, sebutnya, ada sekitar 89.500 dosis vaksinasi yang mesti segera didistribusikan ke masyarakat.
“Jadi setiap puskesmas harus segera mempercepat vaksinasi di wilayahnya masing-masing, agar status zonasi yang ada di Sergai terus membaik,” harapnya.
Di kesempatan yang sama, Kapolres Sergai AKBP. Robin Simatupang, SH, M.Hum, mengatakan bahwa masyarakat perlu hidup berdampingan dengan Covid-19, sehingga tidak melulu berada dalam belenggu pandemi asal Wuhan.












