Medan, kedannews.com Nama Tony Candra SH, merupakan sosok yang tidak asing dalam.dunia perpolitikan di Kota Medan. Tercatat pada Pemilu 2014 dan 2019, ia telah berkontestasi ikut Pileg menuju DPRD Sumut, melalui dua partai berbeda yakni Gerindra dan Nasdem.
Tak tanggung-tanggung dalam kiprahnya, kala itu Tony Candra sempat menjadi Ketua Gardu Prabowo saat bersama Gerindra. Dan menjadi Ketua DPW Setia (Solidaritas Tionghoa Indonesia) Sumut saat bergabung di Partai Nasdem .
Pria berdarah Tionghoa yang selalu berpenampilan rapi dan kalem ini di Pemilu 2024 kali ini kembali ikut berkontestasi, dan kali ini di partai yang berbeda yakni Partai Demokrat
Apa yang melatarbelakangi kepindahannya dan apa yang menjadi misi serta targetnya ke depan?
Dalam perbincangannya dengan wartawan, Sabtu (26/8) Tony Candra menyebut hatinya berlabuh ke Partai Demokrat bermula ketika dirinya ikut bereaksi tatkala adanya kontestasi pilwalkot 2020 lalu ketika Bobby Nasution-Aulia ikut Pilkada Kota Medan. namun Tony memilih mendukung Pasangan Akhyar-Salman.
Tony punya alasan kala itu ia punya pandangan menantu presiden belum cukup pengalaman yang matang dan “dikarbit” untuk menjadi walikota .












