Dalam kesempatan itu, Musa Rajekshah menjelaskan capaian program TPAKD 2021 untuk program UMKM Go Digital yang sudah dilaksanakan di antaranya pemasaran produk UMKM melalui digital, pelaksanaan business matching antara pelaku UMKM dan pelaku Platform E Commerce. “Saat ini 950 pelaku UMKM telah dilatih menggunakan platform e-commerce dan 350 di antaranya telah berniaga secara digital. Selain itu lebih dari 450 ribu pelaku usaha telah memanfaatkan QRIS, “ujarnya.
Untuk program UMKM Naik Kelas, lanjut Musa Rajekshah, pihaknya telah melaksanakan sub program kredit/pembiayaan melawan rentenir dengan melakukan launching kredit mikro Sumut Bermartabat dari Bank Sumut dengan bunga 5% per tahun, lebih ringan dari bunga KUR saat itu sebesar 6% per tahun.
“Hingga September 2021, program ini telah disalurkan kepada kepada 2.910 debitur dengan nilai kredit Rp10,62 Miliar,” ujarnya sembari mengatakan pihaknya juga sudah membentuk 33 TPAKD di seluruh kabupaten/kota di Sumut.
Capaian penyaluran KUR kluster tanaman kopi dan jagung di Dairi, Taput dan Pakpak Bharat hingga September 2021 telah disalurkan ke 2.770 debitur dengan nilai kredit Rp54,04 Miliar. “Capaian program Sapa Pedagang Pasar, melalui program kredit melawan rentenir di masa pandemi Covid-19 yang sudah dilakukan Bank Sumut antara lain pembukaan rekening, akses kredit melalui KUR Super Mikro dengan suku bunga 0% tanpa agunan, digitalisasi transaksi secara non tunai oleh pedagang pembeli, penerimaan pembayaran retribusi pasar dan layanan keuangan aplikasi Sumut Mobile dan QRIS,” kata Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck.






