“Kami sangat apresiasi apa yang telah dilakukan, mendorong pelajar memiliki tabungan dan UMKM yang lebih maju dan capaian program lainnya. Harapan kami TPAKD Sumut seringlah melakukan pertemuan dan tiap hari berpikir gimana memajukan daerahnya yang akhirnya masyarakat juga akan merasakan dan memberi apresiasinya dan teruslah berinovasi dan bersinergi,” ujarnya.
Sementara itu, untuk program KEJAR berdasarkan posisi Juni 2021, dari total 3,43 juta pelajar SD/SMP/SMA di Sumut, tercatat sudah 25 juta pelajar memiliki rekening tabungan. “73% dari total pelajar dan telah melampaui target nasional sebesar 70% di akhir tahun 2021,” katanya.
Dari aspek ekonomi, lanjut Ijeck, dari tahun 2018-2021 pertumbuhan ekonomi Sumut tumbuh di atas rata-rata nasional, dimana pertumbuhan ekonomi Triwulan II 2021 sebesar 3,67% lebih tinggi 0,16 basis poin dibanding nasional. Untuk tingkat inklusi keuangan, Sumut mencapai 93,98% atau tertinggi kedua secara nasional setelah DKI Jakarta.
Melihat capaian ini, Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Sartijo memberikan apresiasi dan berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut dan seluruh tim TPAKD untuk terus bekerja sama dalam mencapai akses keuangan yang baik.






