Wabup menambahkan, masih sejalan dengan arahan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Kabupaten Deli Serdang turut melakukan percepatan digitalisasi sektor umkm dan ekosistem pendukung, mengakselerasi kredit pembiayaan khususnya kepada pelaku umkm dan pelaku usaha berorientasi ekspor seperti kredit usaha rakyat (KUR) yang mana telah tertuang dalam program kerja Tpakd Kabupaten Deli Serdang Tahun 2021 dan Tahun 2022.
Sebelumnya Kabag Perekonomian dan SDA Sry Ekayani S.Sos,MAB menjelaskan, Rapat Koordinasi Penetapan Program Kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Deli Serdang bertujuan untuk menetapkan program kerja masing-masing perangkat daerah yang akan menjadi pedoman dalam melaksanakan kegiatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang.
Adapun Program Kerja yang rencananya akan bersama-sama kita ambil dan laksanakan, berdasar SE Mendagri No.900/105/SJ Tanggal 15 Des 2021 Tentang Pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dan Surat Sekda Prov. Sumatera Utara Nomor: 500/1608/2022 Tanggal 10 Februari 2022 Tentang Penyampaian Program Kerja Tpakd Provinsi Sumatera Utara Tahun 2022 adalah Sebagai berikut: Fasilitasi UMKM Go Digital dimana terdapat program Fasilitasi UMKM untuk pemasaran digital (E.Commerce), perluasan pemanfaatan Pembiayaan (QRIS). UMKM Naik Kelas dimana terdapat Program Kredit Pembiayaan Melawan Rentenir (KPMR), Penginputan dan Fasilitasi KUR untuk UMKM Potensial pada SIKP, UKM Go Export, Asuransi Usaha Tani Padi, Asuransi Usaha Ternak Sapi, Asuransi Nelayan, Pemberdayaan Pelaku UMKM Wanita dan Pemberdayaan Pelaku UMKM Disabilitas dan Ekosistem KUR Klaster. One Village One Agent dengan Program Perluasan Penyebaran Agen Laku Pandai di Setiap Desa/Kelurahan se Kabupaten Deli Serdang, Fasilitasi BUMDes sebagai agen laku pandai, dan Penguatan BUMDes dan Akses Keuangan untuk Pembangunan Desa Wisata. Satu Rekening Satu Pelajar dengan Program Pemetaan Pelajar yang memiliki rekening, Pemberian Hadiah uang dalam bentuk buku rekening tabungan untuk siswa berprestasi akademik/non akademik di sekolah SD dan SMP Negeri. Kampanye Literasi Inklusi Keuangan dengan Program Hari Indonesia Menabung dan Bulan Inklusi Keuangan.












