Batu Bara, kedannews.com – Warga sekitar Dusun Simpang Nangka, Desa Lubuk Cuik, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Batu Bara, dihebohkan dengan penemuan mayat didalam parit Perkebunan Tanah Gambus Diduga korban terjatuh kedalam parit akibat lakalantas bukan korban perampokan.
Korban ditemukan oleh warga yang melintas dijalan tersebut, karena curiga mencium bau bangkai yang menusuk hidung.
Korban Saprin (70), warga Dusun Purnama, Desa Bulan – Bulan, Lima Puluh Pesisir, berprofesi sebagai peminta sumbangan untuk pembangunan Masjid atau pesantren.
Tetangga korban Hj Halimah (55), Warga Desa Bulan – Bulan, menduga korban terjatuh akibat dirampok. Sabtu (30/04/2022).
“Korban selama ini sering pulang 3 hari sekali, mencari dana pembangunan pesantren yang ada di Desa Bulan – Bulan,” sebut Halimah
Anak korban sempat mencari ayahnya, karena tidak pulang sudah dua hari, ulas Halimah.
Tetangga korban, Hj Halimah berat dugaan Saprin menjadi korban perampokan, karena uang hasil sumbangan semuanya raib.
Kondisi korban sudah mulai beraroma menyengat hidung, dengan posisi didalam parit dan terhimpit dengan sepeda motornya.






