Ia meminta setiap dugaan kekerasan ditangani secara serius, transparan, dan berkeadilan melalui proses hukum yang berlaku.
“Usut tuntas setiap tindakan kekerasan terhadap para aktivis yang dilakukan oleh aparat. Kami menuntut agar persoalan tersebut segera diproses secara serius, transparan, dan berkeadilan. Kebebasan berpendapat adalah hak warga negara yang wajib dilindungi, bukan malah dibiarkan begitu saja,” tegasnya.
Arif menilai perlindungan terhadap kebebasan menyampaikan pendapat menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga ruang demokrasi. Ia berharap penanganan setiap laporan dugaan kekerasan dilakukan secara profesional dengan tetap mengedepankan bukti dan proses hukum.
Persoalkan Pendidikan dan Kritik Program MBG
Dalam pernyataannya, Arif juga menyampaikan kritik terkait kepemimpinan nasional dan persoalan pendidikan. Ia mempertanyakan kualifikasi pendidikan pemimpin serta mengaitkannya dengan perjuangan mahasiswa untuk memperoleh pendidikan tinggi dan pekerjaan yang layak.
“Kawan-kawan mahasiswa semuanya, bagaimana bisa negeri ini dipimpin oleh orang-orang yang tidak menempuh pendidikan tinggi, yang tidak memiliki ijazah SMA? Kita sebagai mahasiswa berjuang keras untuk mendapatkan pendidikan tinggi yang layak dan pekerjaan layak atas apa yang telah kita tempuh dari bangku SD hingga perguruan tinggi,” ujarnya.












