MEMPROSES ADSENSE...

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Sumatera Utara

Aktivis Polmed Arif Dukung Aksi AMSUB di Medan, Soroti Karhutla, Pendidikan hingga Program MBG

×

Aktivis Polmed Arif Dukung Aksi AMSUB di Medan, Soroti Karhutla, Pendidikan hingga Program MBG

Sebarkan artikel ini
Aktivis Politeknik Negeri Medan (Polmed), Arif, menyampaikan dukungan terhadap rencana aksi Aliansi Mahasiswa Sumatera Utara Bersatu (AMSUB) untuk mengevaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran di Medan, Kamis (15/10/2026) (kedannews.co.id/Foto: Ist).

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Dugaan keracunan dalam pelaksanaan MBG perlu ditelusuri berdasarkan laporan resmi dan hasil pemeriksaan pihak berwenang, termasuk untuk memastikan penyebab serta jumlah korban pada setiap kejadian.

Desak Prabowo Mundur dan Gibran Dimakzulkan

Di bagian akhir pernyataannya, Arif menyampaikan tuntutan politik agar Presiden Prabowo Subianto mengundurkan diri dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dimakzulkan. Ia mengaitkan tuntutan tersebut dengan penilaian kritisnya terhadap kepemimpinan dan arah kebijakan pemerintahan.

MEMPROSES ADSENSE...

“Kami menuntut agar Pak Prabowo turun dan pemakzulan Pak Gibran atas ketidakbecusan dalam memimpin dan menentukan arah negeri ini. Jika mereka tidak mau turun dengan sukarela, maka kami mahasiswa siap memaksa Pak Prabowo Subianto dan Pak Gibran diberhentikan,” ujar Arif.

Pernyataan tersebut merupakan sikap politik yang disampaikan Arif. Adapun pengunduran diri presiden, pemberhentian presiden atau wakil presiden, serta pemakzulan memiliki mekanisme konstitusional yang harus ditempuh sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

AMSUB Siapkan Enam Tuntutan dalam Aksi 20 Oktober

Aksi AMSUB direncanakan berlangsung pada Selasa, 20 Oktober 2026, mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai. Berdasarkan surat pemberitahuan bernomor 001/AMSUB/X/2026 tertanggal 14 Oktober 2026, massa diperkirakan mencapai 500 orang.

Pengaduan DLH Kota Medan